Powered by Blogger.

Kicauan Dasyat Yang Tidak Bisa di Tandingi Oleh Murai Batu Jawara sekalipun

Monday, August 15, 2011


Tepat Pukul 02;00 waktu Kartagena, Kolombia Nazarudin ditangkap oleh Interpol Kolombia. Nazarudin yang terlibat berbagai kasus korupsi di Tanah air, terutama kasus Mega proyek Hambalang dan Megaproyek wisma atlet di Palembang dicurigai menggunakan paspor milik orang lain atas nama M. Syafrudin. Dia mengaku pada Interpol sedang berpuasa dan sakit jantung. Karena kecurigaan yang kuat, Nazarudin pun di tangkap dan di bawa ke klinik oleh team Interpol dan diperiksa pasport dan identitasnya.
Saat di tangkap Nazarudin didampingi oleh Dubes RI di Kolombia Michael Manufandu.

Kasihan amat ya... si Nazar itu, di Tanah air dia menjadi orang terhormat, di negara lain jadi pesakitan bak seorang teroris kelas kakap.

Betul-betul Kicauan yang mampu menarik perhatian masyarakat.... ampun sulit memang untuk menandingi gaung "ngeriwiknya" sekalipun.

Read more...

Tips Merawat Murai Batu Bakal Untuk Orang Sibuk

Sunday, August 14, 2011


Untuk pemula sebaiknya pilih burung yang muda hutan saja. Burung tidak terlalu kecil sehingga tidak perlu mengasuh/ngeloloh makanan yang tentunya banyak menguras waktu dan tenaga. Dalam tempo tidak terlalu lama burung sudah mulai bunyi.

Merawat Burung Murai Batu Bakalan sebenarnya tidaklah terlalu susah. Boleh dikatakan MB adalah burung yang mudah perawatannya. Yang penting kita bahagia dulu punya peliharaan seekor burung murai batu. Jangan sampai kita punya hobi tapi malah nggak bisa istirahat hanya karena waktunya habis untuk merawat burung melulu. Itu sih yang dinamakan teman-teman kicau mania "punya momongan". apalagi kalau kita kerja, nah tips ini cukup ampuh untuk orang yang sibuk.

Sehabis beli burung langkah selanjutnya adalah :
  1. Menyiapkan sangkar untuk burung Murai Batu kita. Untuk burung bakal bisa sangkar kotak ( persegi empat) atau bulat yang ukurannya besar, maksudnya agar burung bisa leluasa bergerak dan bulu tidak rusak.
  2. Kemudian burung dimasukkan ke sangkar dan kemudian burung disemprot halus dengan menggunakan semprotan air, sedikit saja agar burung merasa lebih tenang , nyaman dan tidak terlalu stress.
  3. Penuhi pakan dan minum kesukaannya seperti voor, kroto satu sendok makan atau jangkrik 2-3 ekor. Amati burung mau makan atau tidak. jika mau makan ada kemungkinan burung yang baru di beli itu sehat.
  4. Gantung burung di tempat yang teduh dan tenang agar burung beradaptasi dengan lingkungannya. Tempatnya sebaiknya tetap, tidak pindah-pindah.
  5. Selama 5 -7 hari burung tidak perlu dimandikan, cukup kasih makan kroto 1 sendok makan & jangkrik kesukaannya pagi 5 ekor, siang 2 ekor dan sore 5 ekor jangkrik dan minum saja sambil di pantau.
  6. setelah satu minggu biasanya burung sudah mulai bersiul-siul kecil ( ngeriwik) lanjutkan perawatan diatas dan awasi perkembangan burung.
  7. Jika burung waktunya istirahat, misalnya di waktu malam sebaiknya sangkar di kerodong. Maksudnya agar burung istirahatnya tidak terganggu. Dan agak terlindung dari predator seperti tikus, kucing atau anjing di rumah.
Selamat mencoba memelihara burung bakal, jangan takut burungnya akan mati ya...lakukan saja

Read more...

Tipis Memilh Bakalan Murai Batu

Saturday, August 13, 2011


"Berburu" burung bakal di pasar burung gampang=gampang susah. Tidak semua penggemar burung suka memelihara burung yang masih bakal. Disamping masih liar, mudah mati sampai perawatannya yang membutuhkan extra waktu yang tidak sedikit, pakan tidak boleh telat.

Namun saya lebih suka mencari burung yang masih bakal untuk di pelihara sebagai burung kicauan di rumah. Alasannya sederhana saja, harganya masih terjangkau sama kantong kita alias lebih murah. Disamping itu punya kepuasan tersendiri seandainya kelak burung tersebut menjadi burung yang bagus, rajin berkicau apalagi bisa untuk diikutkan ke kontes burung kemudian juara, tak ternilai senangnya. Disitulah letak seninya saat memilh burung yang masih bakal.

Sangat sulit memilih bakalan burung Murai Batu yang di prediksikan mempunya prospek bagus kedepan agar kita tidak kecewa di kemudian hari. Namun teman-teman pasti setuju, bahwa ukuran dalam memilih burung bakalan yang pertama sekali adalah memilih burung yang sehat (tidak sakit). Tidak perduli burung itu masih piyik, muda hutan atau sudah dewasa. Kemudian baru kita amati burung tersebut (usahakan burungnya dipegang) dengan teliti, untuk memastikan burung tersebut dalam kondisi baik dan tidak ada cacat. Seperti burung mau makan atau tidak cacat mata, kaki tidak sempurna, sayap yang semper atau paruh yang bergeser dll. saat memilih tidak perlu tergesa-gesa, kita pantau burung tersebut dari jauh untuk mengetahui tingkah lakunya. pilih yang polahnya tenang, saat didekati tidak nabrak jeruji dengan kepalanya. apalagi kalau burung tersebut mau bersiul, walau sesaat. Itu bisa menjadi pilihan.

Ada beberapa bentuk anatomi yang beredar di masyarakat dalam memilih burung bakal Murai Batu (MB) yang perlu diperhatikan walaupun itu sendiri masih diperdebatkan kebenarannya, antara lain :
1. Bentuk badan proporsional, artinya antara panjang leher - badan - tinggi kaki dan ekor serasi.
2. Badan besar dan panjang, dibanding burung bakal yang lain.
3. Paruh tebal menandakan volume besar,
4. paruhtipis menandakan volume tipis tapi rajin bunyi (cerewet tergantung selera).
5. Mata menatap tajam (melotot) dan garang , menandakan mental bagus.
6. Kepala atas agak datar (ceper), menandakan burung pemberani dan rajin berkicau.
7. Bulu pilih yang lengkap kalau ada. dan tersusun rapi.
8. Pilih ekor yang masih ada, agar tidak salah pilih.

Demikian yang bisa saya informasikan menurut pengalaman yang saya alami sendiri. semoga bermanfaat.








Read more...

About This Blog

Classification of Birds, How to treatment, Best services, Best Perform to contest, Singing, Ocehan Burung Berkicau, Breading, Conservation, Green & Black Forest, Grand Champion of Competition. Relationship Between Bird Club.

Blog Archive

  © Blogger template The Professional Template II by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP